top of page

LPHD Kalibandung dan Yayasan Perri Lanjutkan Program Pengelolaan Lahan Gambut.

"The Kalibandung Forest Management Agency (LPHD) and the Perri Foundation Continue Peatland Management Program"




KALIBANDUNG - Sebanyak 25 orang mewakili masyarakat Kalibandung menghadiri kegiatan sosialisasi program pengelolaan lahan gambut berkelanjutan yang digelar oleh LPHD Kalibandung bekerja sama dengan Yayasan Perri dan PM Haze di Aula Desa Kalibandung, Selasa (28/7/26).


Dalam sambutannya Kepala Desa Kalibandung Sanhaji, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Perri atas keberlanjutan kerja sama dengan LPHD Kalibandung yang telah memasuki tahun kedua, serta meyakini program tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun kelestarian lahan gambut.


"Kami mengucapkan terimakaih kepada yayasan Perri yang telah sudi bekerjasama dengan LPHD Kalibandung dan tahun ini merupakan tahun ke dua program kerja sama ini. Kami mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Kami yakin kegiatan tersebut akan bermanfaat untuk masyarakat dan untuk lahan gambut itu sendiri,” ucapnya.

Kegiatan ini turut pula dihadiri oleh tim Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, dalam sambutannya Budi Sutarmiji menjelaskan bahwa pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan harus diawali dengan menjaga kondisi gambut tetap basah untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan. Ia juga menekankan pentingnya menanam vegetasi pendukung ekosistem gambut yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.



"Hal terpenting dalam pengelolaan lahan gambut berkelanjutan adalah melakukan pembasahan gambut, gambut yang basah akan membantu kesuburan tanah dan mencegah kebakaran hutan dan lahan, kalau gambut basah tanaman apa saja akan dapat kita kembangkan. Selain itu perlu juga ditanami dengan tanaman penunjang ekosistem gambut dan tanaman yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat lokal,” terangnya dalam acara tersebut.

Dalam pemaparannya Armen selaku Direktur Eksekutif Yayasan Perri mengatakan tahun ini pihaknya akan melanjutkan program pembasahan gambut di empat titik, melakukan penanaman kembali pada lahan gambut terdegradasi, mengembangkan ribuan bibit pohon, serta meningkatkan kapasitas masyarakat melalui workshop dan studi tiru guna mendukung kelestarian gambut dan kesejahteraan warga. "Tahun ini kita akan kembali melakukan pembasahan gambut di empat titik dengan membangun dekat kanal, mengembangkan 8000 bibit pohon, dan menanami kembali lahan gambut yang terdegradasi dengan target 6 hektar di dua titik yaitu lokasi KUPS jahe dan KUPS kopi. Selain itu kita juga akan mengupayakan peningkatan kapasitas bagi masyarakat dengan melakukan workshop ataupun studi tiru. Kegiatan-kehiatan ini kita harapkan akan memberikan dampak bagi masyarakat ataupun lahan gambut yang ada di desa ini," terang Armen.


Sejak tahun lalu yayasan Perri beserta PM Haze bekerja sama dengan LPHD Kalibandung telah memulai program inisiatif ini, dan tahun ini sebenarnya juga lanjutan dari kegiatan sebelumnya. Pembasahan lahan gambut menjadi prioritas dalam kegiatan ini apa lagi saat musim kemarau dimana sudah terjadi kebakaran di tempat ini. Pembuatan sekat kanal akan sangat membantu agar tanah gambut menjadi basah dan resiko kebakaran dapat di tekan pada saat musim kemarau.


Melalui kolaborasi berbagai pihak, masyarakat diajak menerapkan praktik pengelolaan lahan yang ramah lingkungan, ramah gambut untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta melestarikan keanekaragaman hayati yang menjadi aset penting Desa Kalibandung, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Comments


bottom of page